BOGOR (Kemenag Tangsel) - Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Tangsel menggelar Rapat Kerja (Raker) di desa Cibeureum kecamatan Cisarua, Bogor, mengusung tema ‘Optimalisasi SDM Penghulu untuk Penguatan Kelembagaan KUA dan Peningkatan Pelayanan Publik’.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Ahmad Rifaudin, dan dihadiri oleh Kasubbag TU, Ihsan Suryadi, Kasi Bimas Islam, Muhammad Edi Suharsongko, Analis Kepegawaian, Rahmat Sukmawan, staf perencanaan, staf keuangan, dan seluruh Penghulu Kemenag Tangsel.
Dalam sambutannya Kepala Kantor menyampaikan apresiasi kepada pengurus APRI Tangsel atas dedikasi dan inovasi yang telah diberikan selama ini.
"Tentunya saya berharap APRI Tangsel bisa melakukan program yang lebih maksimal lagi sebagai wadah dalam meningkatkan SDM para Penghulu," ujarnya.
Disampaikan, Raker adalah forum strategis yang mengarah kepada peningkatan kualitas penghulu terutama ketahanan keluarga.
“Di era digital ini tingkat perceraian meningkat. Maka, para penghulu harus bisa menjadi penghulu yang profesional, sebagai pendorong instrumen untuk ketahanan keluarga hingga akhir hayat,” harapnya.
Kepala Kantor menegaskan agar Raker ini dijadikan sebagai ruang strategis untuk merumuskan hal tersebut. Apalagi, penghulu di mata masyarakat adalah Masyayikh, ustadz yang sangat dihormati pada momen yang sakral.
“Peningkatan kualitas pelayanan administrasi, yaitu pencatatan nikah rujuk harus dirumuskan dalam Raker ini. APRI harus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan nikah Sirri. Semua pernikahan harus tercatat di KUA,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Kasi Bimas Islam, Muhammad Edi Suharsongko. Menurutnya, APRI adalah wadah untuk membina dan mengembangkan kompetensi para Penghulu agar berintegritas menjalin persatuan dan kesatuan sesama penghulu serta sebagai wadah dalam menyampaikan aspirasi.
"Tugas KUA adalah memberikan dan melaksanakan pelayanan di wilayahnya masing-masing termasuk pelayanan nikah rujuk, keluarga sakinah, kemasjidan, zakat dan wakaf, serta pelayanan bimbingan manasik haji. Selain itu, KUA juga harus membangun komunikasi dengan leading sektor dan instansi yang ada di daerah masing-masing," tuturnya.
“Maka, semua hal tersebut harus dirumuskan kembali dalam Raker ini,” sambungnya.
Ketua APRI Tangsel, Sukronilah, berjanji pihaknya akan menjadikan APRI sebagai wadah peningkatan kompetensi penghulu, baik melalui program capacity building maupun pelatihan-pelatihan.
"Insya Allah apa yang kita rumuskan dalam Raker ini akan dilaksanakan di semua KUA dengan mengedepankan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ucapnya.
Raker APRI Tangsel ini berlangsung pada Senin-Selasa (01-02/12/2025) diikuti oleh para Penghulu yang tersebar di 7 KUA Kecamatan se-kota Tangsel. Kesempatan tersebut juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada mantan Ketua APRI, Khaerudin, yang kini bertugas sebagai Kepala KUA di kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Desember 02, 2025
Bimas Tangsel

Posted in