SERPONG (Kemenag Tangsel) - Kasi Bimas Islam Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongko, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka akselerasi sertifikasi tanah wakaf di Tangsel, Senin (02/12/2024) yang diadakan di aula BPN Tangsel. Rakor dihadiri Kepala BPN Tangsel, Shinta Purwitasari, para pejabat BPN Tangsel, Kasi Bimas Islam Kemenag Tangsel, Kepala KUA kecamatan Setu beserta staf, Kepala KUA kecamatan Ciputat beserta staf, pengurus Yayasan Walisongo Ciputat, dan wakil Nazir Makam Amarapura kecamatan Setu. 

Kasi Bimas Islam menjelaskan Rakor tersebut menghasilkan beberapa butir kesepakatan, antara lain langkah-langkah strategis percepatan sertifikasi wakaf di Tangsel.


"Pada tanggal 2 Januari langsung dilakukan pengukuran bidang-bidang pengajuan wakaf yang berkasnya sudah masuk ke BPN Tangsel, antara lain untuk Yayasan Walisongo sebanyak 7 bidang oleh tim BPN Tangsel didampingi KUA Ciputat, Kemenag Tangsel dan pengurus lingkungan setempat," jelasnya.

"Lalu, pada tanggal 3 Desember 2024 pengukuran makam Amarapura kecamatan Setu, sebanyak 6 bidang," sambungnya.

Pertemuan lanjutan akan diadakan pada Jum'at (06/12/2024) terkait Program Strategis Nasional untuk jalan Tol.

"Rapat ini akan membahas beberapa hal dengan target menuntaskan sertifikasi 15 bidang tanah sebagai penggantian PSN (Tol). Para PPK atas 11 bidang tanah diinstruksikan untuk segera penyerahan berkas dan menuntaskan dalam melengkapi persyaratannya," ujar Edi.

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, yaitu sertifikasi 15 bidang tanah termasuk 3 KUA, Pamulang, Pondok Aren, Serpong Utara, di luar PSN yang juga menjadi prioritas Tim Tangsel.

"Menteri ATR/BPN direncanakan akan hadir dan BPN Tangsel merencanakan dapat menyerahkan sertifikat tersebut dan dapat menuntaskan," tutupnya.