PONDOK AREN (Kemenag Tangsel) - Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin Angkatan Tiga. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Ahmad Rifaudin, dan bertempat di Masjid Az-Zahra Graha Bunga, Pondok Aren, Kamis (06/11/2025).

Kegiatan diawali dengan laporan dan sambutan Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Tangsel, M. Edi Suharsongko, menekankan pentingnya Bimwin sebagai bekal fundamental bagi calon pengantin untuk membangun rumah tangga yang kokoh dan berketahanan.


"Bimbingan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mempersiapkan catin tidak hanya secara administrasi, tetapi yang lebih penting, secara mental dan spiritual, agar siap menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga," ujarnya.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Ahmad Rifaudin, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin bagi pasangan calon pengantin dalam membangun rumah tangga.
“Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua hati, tetapi juga awal dari perjalanan panjang membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah. Melalui bimbingan ini, calon pengantin diharapkan memahami tanggung jawab, komunikasi, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berumah tangga,” tuturnya.
Sesi bimbingan dipandu oleh Muhsinin dari KUA Pondok Aren yang bertindak selaku moderator. Para catin mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif dari berbagai fasilitator ahli di bidangnya. Materi mencakup aspek hukum, agama, kesehatan, dan psikologi pernikahan. Para fasilitator yang hadir antara lain:


Ahmad Nawawi (Fasilitator Penyuluh KUA Pondok Aren)
Wiwik Isam (Fasilitator dari Puskesmas Jurang Mangu Timur)
dr. Tri Utami Pertiwi (Fasilitator dari DP3AP2KB Kota Tangsel)
selain itu jg penyuluhan terkait kesehatan gigi dari Puskesmas Parigi
Setelah berlangsung rangkaian kegiatan Bimbingan Perkawinan Angkatan Tiga ini ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pondok Aren, Ahmad Phudolli. Dalam penutupannya, berharap ilmu yang didapat selama bimbingan dapat diaplikasikan oleh para catin untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.