KENCANA LOKA (Kemenag Tangsel) - Dalam rangka meningkatkan efektivitas sistem peringatan dini konflik sosial berdimensi keagamaan, Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Uji Coba Chatbot WhatsApp “Si Paham” Kamis (11/09/2025), bertempat di Aula Kemenag Kota Tangsel.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasi Bimas Islam, Edi Suharsongko, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat peran Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama.


“Melalui aplikasi chatbot Si Paham, kita berharap dapat mempercepat respon dan memperluas jangkauan layanan dalam mendeteksi potensi konflik sosial keagamaan. Teknologi ini bukan hanya alat, tetapi juga sarana untuk memperkuat kolaborasi antarstakeholder dalam menjaga harmoni,” ujarnya.
Chatbot Si Paham dirancang sebagai media interaktif berbasis WhatsApp yang mampu memberikan informasi, menerima laporan, serta menindaklanjuti potensi gesekan sosial yang muncul di masyarakat. Sistem ini sekaligus menjadi inovasi dalam menghubungkan masyarakat dengan Kementerian Agama secara lebih cepat, praktis, dan efisien.
Acara sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan para penyuluh agama dan penghulu se-Kota Tangerang Selatan, serta staf Bimas Islam. Para peserta juga berkesempatan melakukan uji coba langsung chatbot Si Paham dengan berbagai simulasi kasus.


Melalui kegiatan ini, Bimas Islam Kota Tangsel berharap sistem peringatan dini konflik sosial berdimensi keagamaan dapat berjalan lebih optimal, sehingga potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini dan kerukunan umat beragama di Tangerang Selatan senantiasa terjaga.